Selama ini, pikiran kita pasti langsung tertuju pada Canggu atau Ubud saat bicara soal Bali. Padahal, di ujung barat Pulau Dewata, terdapat Kabupaten Jembrana yang menyimpan potensi luar biasa.
Banyak Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana yang sebenarnya menawarkan keindahan alam dan budaya yang jauh lebih otentik dibandingkan pusat keramaian turis.
Jika Anda bosan dengan kemacetan dan ingin merasakan “The Real Bali”, mengunjungi berbagai Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana adalah pilihan paling tepat untuk liburan Anda berikutnya.
Desa Wisata di Jembrana, Apa Istimewanya?

Jembrana dikenal sebagai “Bumi Makepung”. Keunikan budaya dan topografi yang memadukan pantai serta pegunungan membuat setiap Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana memiliki karakteristik yang unik.
Selain lebih tenang, biaya perjalanan ke sini juga jauh lebih terjangkau.
Berikut adalah daftar rekomendasi Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana yang wajib masuk ke dalam bucket list Anda:
1. Desa Wisata Sangkaragung
Desa ini adalah pusat kebudayaan Jegog, musik bambu raksasa khas Jembrana. Sebagai salah satu Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana, Sangkaragung menawarkan pengalaman menginap di tengah persawahan sambil belajar menabuh Jegog langsung dari ahlinya.
Suasananya yang sangat tenang sangat cocok bagi pencari kedamaian.
2. Desa Wisata Medewi
Bagi para peselancar, Medewi mungkin sudah tidak asing. Namun, bagi wisatawan umum, Medewi tetap menjadi Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana.
Selain memiliki point break ombak terpanjang di Bali, pemandangan sawah yang berbatasan langsung dengan pantai berbatu memberikan pemandangan yang sangat ikonik dan jarang ditemukan di tempat lain.
3. Desa Wisata Perancak
Jika Anda menyukai wisata edukasi dan konservasi, Perancak adalah Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana yang paling direkomendasikan. Di sini terdapat pusat pelestarian penyu (Kurma Asih).
Selain itu, muara sungai di Perancak dihiasi oleh perahu-perahu nelayan tradisional yang berwarna-warni, menciptakan pemandangan artistik menyerupai Venesia versi lokal.
4. Desa Wisata Ekasari
Terletak di kawasan perbukitan, Ekasari merupakan Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana yang menawarkan agrowisata dan wisata religi.
Di desa ini terdapat Gereja Katolik Palasari yang memiliki arsitektur perpaduan Gothic dan Bali yang sangat megah. Bendungan Palasari yang tenang juga menjadi tempat favorit untuk sekadar bersantai menikmati udara sejuk.
5. Desa Wisata Blimbingsari
Hampir mirip dengan tetangganya, Blimbingsari adalah contoh nyata toleransi beragama. Sebagai Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana, desa ini pernah memenangkan penghargaan tingkat nasional karena kebersihan dan tata kelola wisatanya.
Arsitektur rumah penduduk yang kental dengan nuansa Bali meski mayoritas warganya beragama Kristen menjadi daya tarik visual yang unik.
Gimana? Sudah tertarik untuk mengunjungi beberapa rekomendasi Desa Wisata di Jembrana yang Underrated?
Menjelajahi Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana akan memberikan sudut pandang baru tentang keindahan Bali yang belum terjamah industrialisasi pariwisata besar-besaran. Dari suara Jegog di Sangkaragung hingga deburan ombak di Medewi, Jembrana menanti untuk ditemukan.
Jangan ragu untuk menjadwalkan perjalanan Anda ke berbagai Desa Wisata underrated yang ada di Jembrana sekarang juga sebelum tempat-tempat ini menjadi terlalu ramai!





